Postingan

Episode 1 mimpi

Gelap sunyi kurasakan, hanya suara jam berdetak. Pikiranku tenggelam pada pikiran tak karuan. Beberapa hari ini, dina sering melamun memikirkan kata-kata ayahnya. Seminggu yang lalu ayahnya menelepon, mengabarkan ada lelaki yang melamar dirinya. Dina terdiam, entah perasaan apa yang ia alami. Senang atau sedih, bercampur menjadi satu yang kini terbersit di fikirannya. Din, din, kok diam saja? Ujar santi sahabatnya. Eh, ia san. Kamu kenapa din? Nggak kenapa-kenapa kok. Alaaaahhh kentara betul kamu ini, Jelas- jelas kamu tadi melamun. Kamu lagi mikir tentang perjodohan itu? Cerocos santi Hmmm ia san, saya bingung harus bagaimana. Santi memandang wajah dini, ia tatap wajah dini agak lama seakan memahami perasaan sahabatnya. Dini berujar, ehhh kenapa kamu ini lihat-lihat saya begitu. Sudah ah, saya mau tidur. Bye-bye... Yeee kamu itu yaaa, kebiasaan. Pas saya lagi serius kamu malah tidur.😎 Sayangku dinda, maukah kamu menjadi ibu dari anak-anakku? Sambil bersimpuh memegang tangan d...

Tugas Kdpf Animasi Tekanan Hidrostatis

tugas kdpf Tekanan hidrostatis lengkap

kisah menarik Sejarah Islam di kota Palu

Dalam sejarahnya penyebaran agama Islam di kota Palu terbagi menjadi 3 tahapan: 1. Tahapan metologis 2. Tahapan ideologis 3. Tahapan ilmu pengetaahuan Anda penasaran? simak selengkapnya...! 1. Tahap metologis               Agama islam di Sulawesi Tengah pertama kali di bawa oleh  seorang ulama bernama Datuk Qaramah atau Abdullah Raqiy. Dimana pada abad ke XVII sekelompok rombongan yang berjumlah 70 orang di pimpin oleh Datuk Qaramah di ikuti oleh istrinya yang bernama Ince Jille ketanah kaili tepatnya di Karampe. Rombongan tersebut datang dengan membawa alat-alat kebesaran dari minang kabau berupa puade, bendera kuning, panji orang orangan, jijiri, bulo gong, dan kakula(kulintang).              Datuk Qaramah adalah orang yang keramat. Ketika rombongan tersebut sampai di teluk palu, saat itu terjadi arus yang sangat deras sehingga perahu yang di naiki terdampar di pantai. ...

Jangan katakan cinta

      Ketika malam mulai datang, ku duduk menatap langit yang cerah. Tak ada tanda-tanda hujan, langit begitu cerah secerah hati Adila saat itu. Ia tak tau apa yang sedang ia rasakan, sejuknya bagai embun di pagi hari. Lamunannya buyar saat seseorang memegang pundak Adila.          "Adila, kok ngelamun?"          "Eh Ibu, nggak ngelamun kok." Ungkapnya sambil tersenyum.      "Ya udah, siap-siap yuk buka puasa sudah magrib." Kata Ibu Adila.          "Ia ibu." Setelah berbuka puasa, sudah menjadi rutinitas keluarga Adila untuk Sholat magrib dan mengaji sambil menunggu sholat tarawih.          Malam itu, setelah sholat tarawih imam di masjid Darul hikmah memberi pengumuman.        " Bapak dan Ibu sekalian, besok malam adalah malam ke 17 Ramadhan yang bertepatan dengan malam Nuzulul qur'an, jadi seperti kebiasaan besok kita akan...